LOLALIPOP

Tentang Hari ini dan Kemarin

Seharusnya saya mau mandi sekarang, tapi tangan ini sungguh perlu sekali untuk digoyangkan dulu di atas tuts-tuts keyboard. Inti hari ini dan kemarin adalah satu : BERSYUKUR.

Tentang kegiatan kemarin dan hari ini. Saya lelah memang, pegal juga rasanya. Tapi saya lagi-lagi (wajib) bersyukur karena pertama, saya bisa mendapatkan banyak teman-teman baru, kedua, saya bisa belajar bagaimana rasanya hidup dalam keterbatasan tapi dengan syukur yang tidak pernah terbatas, ketiga dan paling membuat saya bangga sekaligus bersyukur adalah saya bisa membuktikan bahwa saya bisa naik motor sendirian ke BANTUL, dan selamat alhamdulillah ! Yeeey… :)

Tentang dia. Hanya terima kasih tidak lebih dan tidak kurang yang bisa saya ucapkan. Saya tidak mengerti ini skenario indah Tuhan bagian berapa yang dibuatkan Nya untuk saya. Terlalu cepat memang dan terlalu tidak saya mengerti sebenarnya. Tapi semoga, ini tidak salah (lagi). Bagi saya, “Kadang ada beberapa hal yang tidak mampu diungkapkan lisan,namun hanya mampu disampaikan oleh hati.” Lagi-lagi saya harus bersyukur. :)

RANDOM

Ini bukan tentang apa-apa. Sama sekali gak penting tapi cukup mengobrak-abrik rencanaku menyelesaikan tugas HI hari ini. Harusnya aku sekarang fokus. Ada jurnal di depanku, ada laptop, bukan buat menulis di tumblr terus, tapi menulis review. Aku bukan anak alay lebay yang share semua masalah pribadi sedetail-detailnya di socmed, gak sama sekali terlintas pikiran ke situ. Cuma sekarang, aku menulis juga gak akan ng share apapun dan minta pendapat apapun. Aku pernah bilang dulu, cara untuk melampiaskan emosi adalah menulis di sini, se random apapun tulisannya. Seperti lega ketika kata-kata terus mengalir mewakili banyak hal yang tidak bisa diungkapkan dengan lisan. Aku butuh aku yang dulu, bukan yang seperti ini yang gak aku banget. Satu yang harus aku garis bawahi sekarang, aku harus instrospeksi banyak. Bahwa sekarang ternyata aku belum cukup dewasa dan bijaksana untuk mengeleminasi apa yang seharusnya aku pikirkan dan apa yang seharusnya tidak aku pikirkan. Sayang di Jogja gak punya nyali datang ke bukit sendirian buat teriak-teriak kayak dulu di Purworejo (meskipun cuma di sawah deket rumah) hahah. :D Aku yakin tidak ada yang bisa mengembalikan aku seperti dlu, kecuali aku sendiri. Jadi, ini terakhir. Aku tidak akan lagi-lagi se random ini, janji.Tulisan ini cukup kok membangunkan lagi semangat menulis review, alhamdulillah. :D

“Duh, maaf yang mbaca kalau nganggep ini gak penting, aku sendiri sedih sebenernya harus nulis yang beginiin, gak jelas banget, tapi habis ini udah kok. FIGHT FIGHT FIGHT ! Terima kasih banyak. ” Lolalipop, yang akan selalu menyayangi kalian.. :)

“Jangan memelihara resah, sedih, gelisah terlalu lama. Tersenyum masih sangat mungkin dillakukan.”
— LOLALIPOP- FIGHT FIGHT FIGHT !
“Setiap ada awal, selalu ada akhir, Tidak satupun yang mampu abadi.”
— LOLALIPOP
“Mungkin doanya bukan tidak dikabulkan, tapi dikabulkan dengan jalan yang saya belum paham.”
— LOLALIPOP- positif thinking itu harus :)
Baru Kemarin

Melihat update socmed adik-adik SMA tentang pengumuman kelulusan hari ini beserta segala euforianya, saya seperti disadarkan akan sesuatu. Satu tahun itu tidak lama. Rasanya baru kemarin saya diwisuda sebagai ganesha muda di GOR WR Supratman, rasanya baru kemarin saya dinyatakan diterima di UGM, rasanya baru kemarin saya diospek, semua terasa seperti baru kemarin. Waktu jika ditunggu memang terasa lama, tapi jika dibiarkan berjalan apa adanya memang serasa sekejap mata saja. Hari yang kemarin tidak akan bisa kembali lagi hari ini, bagaimana pun keadaannya. Hari kemarin jadikanlah sebuah pengalaman, hari ini sebagai sebuah perjalanan, dan hari depan sebagai sebuah harapan. Saya harus banyak instrospeksi, waktu saya yang kemarin dan hari ini apakah sudah termanfaatkan dengan baik? Untuk harapan di hari depan, satu per satu sedang saya susun targetnya dan sedang dalam proses mewujudkannya. Tanpa dikelilingi oleh orang-orang yang hebat di sekeliling saya, saya tidak ada apa-apanya. Terima kasih banyak.  

Orang Baik belum Musnah Kok

Jangan percaya kalau ada orang yang bilang bahwa orang baik sudah musnah sekarang digantikan orang-orang yang berpura-pura baik atau tidak baik sama sekali. Orang jahat memang akan selalu lahir karena sejak manusia mulai diciptakan pun iblis sudah berjanji akan menjerumuskan manusia agar tidak berbuat baik. Tapi satu yang niscaya, setiap lahir satu orang jahat, di saat itu pula akan ada ribuan orang baik lahir. Optimislah, Tuhan menciptakan segalanya adil seadil-adilnya, ada kaya-miskin, ramah-judes, baik-jahat, dll. Susah sebenarnya mengukur kadar kebaikan seseorang, bahkan hampir mustahil kadang. Buat saya, baik itu sederhana : dia mampu menginspirasi. Untuk melakukan hal itu, hanya butuh sikap konsisten dan tulus. Saya awalnya hampir sulit mencari orang baik seperti itu di sekitar kehidupan yang saya jalani. Tapi kemudian malam ini saya merasa kurang bersyukur. Justru sesungguhnya , saya sedari dulu dikelilingi banyak orang baik di sekitar saya yang sampai saat ini nyatanya mampu membuat saya terinspirasi untuk bermanfaat lebih banyak lagi. Orang jahat memang banyak, tapi orang baik tidak kalah banyak. Saya beruntung bisa mengenal orang-orang yang mampu menginspirasi. Lalu saya bertanya, jika mereka bisa menginspirasi saya, maka saya juga pasti mampu menginspirasi mereka. Suatu saat nanti, insya Allah. 

“Daripada galau yang tidak produktif, lebih baik galau yang produktif dengan menulis. Terbukti menulis mampu menyembuhkan galaumu dan menstabilkan emosimu, selamat mencoba! :)”
— LOLALIPOP- Memberi saran untuk manusia-manusia galau di socmed termasuk dirinya sendiri.
Your friends is what you are

“Hati-hati memilih teman, sebab temanmu menunjukkan siapa kamu. ” Saya sering mendengar petuah bijak itu dan rasanya memang benar, siapa temanmu akan menunjukkan siapa dirimu di mata orang yang memandangmu. Memang, kita tidak boleh memilih-milih teman sebab berteman dengan siapa saja membuat kita bisa berpandangan luas, mampu membedakan mana yang baik untuk dicontoh dan mana yang tidak. Mungkin yang dimaksud teman yang perlu untuk “dipilih” adalah teman yang paling sering berinteraksi denganmu, yah mirip-mirip lah dengan sahabat. Kenapa perlu dipilih? Alasannya, interaksi yang berulang-ulang dengan orang yang sama akan membuat kita sulit untuk tidak terbawa dengan gaya hidup orang tersebut. Bagus kalau yang kita ikuti itu gaya hidup yang yang positif, tapi kalau sebaliknya? Kan berbahaya. Pengalaman saya melihat kejadian di sekitar saya, banyak teman-teman saya yang akhirnya berubah menjadi pribadi yang saya rasa tidak lebih baik karena terbawa oleh arus pergaulan. Saya sendiri merasakan bahwa teman sangat mudah membawa kita ke arah yang buruk jika kita salah memilih teman dan tidak bisa bersikap tegas. Tapi, memilih teman bukan berati membatasi teman lho. Teman itu carilah sebanyak-banyaknya, tidak perlu dibatasi. Yang perlu dibatasi adalah interaksi dengan dia jika kita merasa teman itu akan membawa kita ke arah yang lebih buruk. Cukup kenal, cukup tahu, tapi tidak perlu kan untuk masuk dalam lingkaran pergaulannya? Atau, kalau memang kamu berani beresiko tinggi, masuklah saja ke dalam lingkaran pergaulannya, rasakan bagaimana berteman dengan orang-orang tersebut, tapi ingat, jangan terbawa pergaulan tersebut. yang terakhir ini sulit menurut saya. Bukankah Lebih baik menjadi orang yang tidak baik lalu berubah menjadi baik daripada menjadi orang baik lalu berubah menjadi tidak baik? Hati-hati teman :)

“Banyak jalan menuju roma, kata pepatah. Tapi kata Mas Celathu,”Banyak jalan menuju bahaya.” Soalnya emang banyak jalan berlobang yang membahayakan keselamatan. Sepertinya jalanan itu emang disengaja dibiarkan bopeng-bopeng buat proyek ngurangi kepadatan penduduk.”

Butet Kertaredjasa, Presiden Guyonan.

THIS! Baru aja kemarin ada orang kecelakaan di Bagelen, Purworejo karena kepleset jalan yang berlubang. Kapan mau diperbaiki jalannyaaaa? apa bener2 mau nunggu lebih banyak korban lagi? :(